Tidak melulu sebagai ibu kota Perancis, Paris sudah mengumpulkan susunan binatu sepanjang sejarah judul-judul yang diproklamirkan dan digunakan sendiri yang menanam warga Paris di ruang belajar mereka sendiri. Paris ialah surga untuk cinta dan romantisme, pusat pertikaian mode mutakhir, ibukota kuliner global, ibu pertiwi seni rupa, dan janganlah anda melupakan penghargaan yang diserahkan sendiri oleh kebiasaan elit. Jalan-jalan di Paris, khususnya di malam musim semi atau musim panas, ialah mosaik memukau gelas anggur berdenting, espresso aromatik dan obrolan sarat semangat dengan latar belakang batu bulat yang menyala lembut. Kota metropolitan yang luas memerlukan penjelajahan yang seksama untuk memahami perpaduan daya tarik tradisional berkelas dan hiper-modernisme progresif.
Atas ke Bawah: Paris pada Sudut
Sederetan pemandangan dan atraksi menawarkan pemandangan menarik Paris dari atas dan, ya, di bawah. Notre Dame, di bina pada abad ke-12, menawarkan pemandangan luar biasa cakrawala kota Paris dari penataan yang menarik, andai tidak mengganggu, terletak 387 tahapan di atas menara utara. Gargoyle bercokol di selama atap katedral mulai dari menghantui dan buas untuk kontemplatif dan waspada. Di area Montmartre, panjat bukit yang memuncak di Basilique du Sacré Coeur dan dorong melewati 234 anak tangga lagi ke puncak kubah katedral. Pandangan unsur selatan Paris ini diidamkan oleh pengunjung, warga setempat, dan seniman.
Saat sedang di puncak Montmartre Hill, berjalan-jalanlah di trotoar seniman sampai Anda mengejar pintu masuk ke Museum Salvador Dali bawah tanah. Turuni tangga dan masuki dunia surealis yang dipelintir dan menakjubkan dari sketsa, patung, dan lukisan Dali yang langka tergolong karikatur lucu Picasso, saingan kontemporer seniman itu. Jika lorong-lorong bawah tanah yang gelap dan gelap serta 6 juta kerangka tidak mengganggu Anda, maka seberangi Sungai Seine dan turuni tangga spiral yang simpel ke Empire of the Dead, Catacombs of Paris. Sebagian besar pengunjung memandang Katakombe ialah semacam lokasi suci spiritual berhantu, tetapi lokasi pemakaman bawah tanah ini hanyalah teknik Paris guna memecahkan masalah pemakaman yang meluap pada 1785. Patters mengherankan dari tengkorak bisa ditemukan dalam rangkaian tulang yang melapisi lorong-lorong. Tinggi 7 kaki di kedua sisi.
A Little Level Ground
Setelah kita mengudara, jalan-jalan yang menyegarkan melewati Champs Elysées barangkali diperlukan. Taman-taman estetis yang menghampar dari Louvre dan Arc de Triomphe dikelilingi oleh salah satu area perbelanjaan sangat populer di Paris. Lalique Crystal dan Louis Vuitton menghiasi jendela toko salah satu toko-toko cokelat dan kue-kue kering. Pada malam hari, jelajahilah ke area Bastille di mana lounge-lounge megah dan bar-bar rapi memenuhi jalan berliku. Nikmati krep diciptakan segar dari saudagar kaki lima atau duduk di restoran romantis guna escargot berbau bawang putin dan tender Steak au Poivre dipasangkan dengan anggur lokasi tinggal terbaik yang pernah kita miliki.
Meskipun semua pencela barangkali mengendus-endus sikap Paris, segala format rasa terima kasih dan upaya Prancis bakal menghasilkan keramahan yang luar biasa. Rangkullah Paris dengan hati yang rela dan kota anggur dan keju bakal menelan kita sepenuhnya.
Atas ke Bawah: Paris pada Sudut
Sederetan pemandangan dan atraksi menawarkan pemandangan menarik Paris dari atas dan, ya, di bawah. Notre Dame, di bina pada abad ke-12, menawarkan pemandangan luar biasa cakrawala kota Paris dari penataan yang menarik, andai tidak mengganggu, terletak 387 tahapan di atas menara utara. Gargoyle bercokol di selama atap katedral mulai dari menghantui dan buas untuk kontemplatif dan waspada. Di area Montmartre, panjat bukit yang memuncak di Basilique du Sacré Coeur dan dorong melewati 234 anak tangga lagi ke puncak kubah katedral. Pandangan unsur selatan Paris ini diidamkan oleh pengunjung, warga setempat, dan seniman.
Saat sedang di puncak Montmartre Hill, berjalan-jalanlah di trotoar seniman sampai Anda mengejar pintu masuk ke Museum Salvador Dali bawah tanah. Turuni tangga dan masuki dunia surealis yang dipelintir dan menakjubkan dari sketsa, patung, dan lukisan Dali yang langka tergolong karikatur lucu Picasso, saingan kontemporer seniman itu. Jika lorong-lorong bawah tanah yang gelap dan gelap serta 6 juta kerangka tidak mengganggu Anda, maka seberangi Sungai Seine dan turuni tangga spiral yang simpel ke Empire of the Dead, Catacombs of Paris. Sebagian besar pengunjung memandang Katakombe ialah semacam lokasi suci spiritual berhantu, tetapi lokasi pemakaman bawah tanah ini hanyalah teknik Paris guna memecahkan masalah pemakaman yang meluap pada 1785. Patters mengherankan dari tengkorak bisa ditemukan dalam rangkaian tulang yang melapisi lorong-lorong. Tinggi 7 kaki di kedua sisi.
A Little Level Ground
Setelah kita mengudara, jalan-jalan yang menyegarkan melewati Champs Elysées barangkali diperlukan. Taman-taman estetis yang menghampar dari Louvre dan Arc de Triomphe dikelilingi oleh salah satu area perbelanjaan sangat populer di Paris. Lalique Crystal dan Louis Vuitton menghiasi jendela toko salah satu toko-toko cokelat dan kue-kue kering. Pada malam hari, jelajahilah ke area Bastille di mana lounge-lounge megah dan bar-bar rapi memenuhi jalan berliku. Nikmati krep diciptakan segar dari saudagar kaki lima atau duduk di restoran romantis guna escargot berbau bawang putin dan tender Steak au Poivre dipasangkan dengan anggur lokasi tinggal terbaik yang pernah kita miliki.
Meskipun semua pencela barangkali mengendus-endus sikap Paris, segala format rasa terima kasih dan upaya Prancis bakal menghasilkan keramahan yang luar biasa. Rangkullah Paris dengan hati yang rela dan kota anggur dan keju bakal menelan kita sepenuhnya.
